[{"data":1,"prerenderedAt":1540},["ShallowReactive",2],{"panduan-\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fmodul-ajar-asesmen":3,"panduan-surround-\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fmodul-ajar-asesmen":356,"panduan-toc-ipas":362},{"id":4,"title":5,"body":6,"chapter":342,"description":343,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":348,"meta":349,"navigation":350,"path":351,"readTime":352,"seo":353,"stem":354,"__hash__":355},"panduan\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F5.modul-ajar-asesmen.md","Bab V: Contoh Modul Ajar, Asesmen & Glosarium",{"type":7,"value":8,"toc":328},"minimark",[9,13,18,23,57,61,70,74,128,131,135,147,151,238,240,244],[10,11,5],"h1",{"id":12},"bab-v-contoh-modul-ajar-asesmen-glosarium",[14,15,17],"h2",{"id":16},"_1-contoh-modul-ajar-menyelidiki-sifat-gaya-gerak-fase-b-kelas-iv","1. Contoh Modul Ajar: Menyelidiki Sifat Gaya & Gerak (Fase B - Kelas IV)",[19,20,22],"h3",{"id":21},"informasi-umum","Informasi Umum",[24,25,26,34,40,46],"ul",{},[27,28,29,33],"li",{},[30,31,32],"strong",{},"Mata Pelajaran",": Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)",[27,35,36,39],{},[30,37,38],{},"Fase \u002F Kelas",": Fase B \u002F Kelas IV",[27,41,42,45],{},[30,43,44],{},"Alokasi Waktu",": 3 Pertemuan (6 × 35 Menit)",[27,47,48,51,52,56],{},[30,49,50],{},"Model Pembelajaran",": Inkuiri Terbimbing (",[53,54,55],"em",{},"Guided Inquiry",") dipadukan dengan Eksperimen Sederhana",[19,58,60],{"id":59},"tujuan-pembelajaran","Tujuan Pembelajaran",[62,63,64,67],"ol",{},[27,65,66],{},"Melalui percobaan meluncurkan benda, murid dapat mengidentifikasi pengaruh gaya gesek terhadap gerak benda pada berbagai permukaan secara tepat.",[27,68,69],{},"Melalui diskusi kelompok, murid mampu merumuskan cara memperbesar atau memperkecil gaya gesek untuk memecahkan masalah keselamatan sehari-hari (misal: tapak ban kendaraan, sol sepatu).",[19,71,73],{"id":72},"alur-aktivitas-pembelajaran","Alur Aktivitas Pembelajaran",[62,75,76,93,112],{},[27,77,78,81,82],{},[30,79,80],{},"Kegiatan Awal (15 Menit)",":\n",[24,83,84,87],{},[27,85,86],{},"Guru memperlihatkan dua sepatu: sepatu bola beralas paku karet dan sepatu pantofel beralas licin.",[27,88,89,90],{},"Pertanyaan pemantik: ",[53,91,92],{},"\"Mengapa pemain sepak bola memakai sepatu bergigi di rumput, dan apa yang terjadi jika mereka memakai sepatu beralas licin saat berlari kencang?\"",[27,94,95,81,98],{},[30,96,97],{},"Kegiatan Inti (45 Menit)",[24,99,100,103,106,109],{},[27,101,102],{},"Murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4-5 anak.",[27,104,105],{},"Setiap kelompok menerima kit percobaan: papan luncur miring, mobil mainan, dan 3 jenis permukaan (kain handuk, kertas amplas, dan lantai keramik halus).",[27,107,108],{},"Murid meluncurkan mobil mainan dan mengukur jarak tempuh dengan meteran pita.",[27,110,111],{},"Murid mencatat data pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD).",[27,113,114,81,117],{},[30,115,116],{},"Kegiatan Penutup & Refleksi (10 Menit)",[24,118,119,125],{},[27,120,121,122],{},"Setiap kelompok menyimpulkan: ",[53,123,124],{},"\"Makin kasar permukaan, makin besar gaya gesek yang menghambat laju benda.\"",[27,126,127],{},"Murid menuliskan satu kalimat refleksi tentang penerapan gaya gesek yang mereka temukan di rumah.",[129,130],"hr",{},[14,132,134],{"id":133},"_2-format-asesmen-autentik","2. Format Asesmen Autentik",[136,137,138,139,142,143,146],"p",{},"Asesmen dalam pembelajaran mendalam bertujuan memantau perkembangan belajar (",[53,140,141],{},"assessment as\u002Ffor learning",") di samping mengukur ketercapaian akhir (",[53,144,145],{},"assessment of learning",").",[19,148,150],{"id":149},"rubrik-penilaian-kinerja-eksperimen","Rubrik Penilaian Kinerja Eksperimen",[152,153,154,177],"table",{},[155,156,157],"thead",{},[158,159,160,165,168,171,174],"tr",{},[161,162,164],"th",{"align":163},"left","Kriteria Penilaian",[161,166,167],{"align":163},"Baru Berkembang (1)",[161,169,170],{"align":163},"Layak (2)",[161,172,173],{"align":163},"Cakap (3)",[161,175,176],{"align":163},"Mahir (4)",[178,179,180,200,219],"tbody",{},[158,181,182,188,191,194,197],{},[183,184,185],"td",{"align":163},[30,186,187],{},"Keterampilan Melakukan Percobaan",[183,189,190],{"align":163},"Membutuhkan bantuan penuh guru untuk memasang alat.",[183,192,193],{"align":163},"Memasang alat dengan panduan teman sekelompok.",[183,195,196],{"align":163},"Memasang alat dan melakukan percobaan secara mandiri dan runtut.",[183,198,199],{"align":163},"Melakukan percobaan secara presisi dan mampu membantu anggota tim lain.",[158,201,202,207,210,213,216],{},[183,203,204],{"align":163},[30,205,206],{},"Pencatatan & Akurasi Data",[183,208,209],{"align":163},"Data tidak lengkap atau belum terisi.",[183,211,212],{"align":163},"Mencatat data sebagian tanpa satuan ukuran yang jelas.",[183,214,215],{"align":163},"Mencatat data pengukuran secara lengkap dan sistematis.",[183,217,218],{"align":163},"Mencatat data pengukuran dengan sangat rapi, menyertakan tabel pembanding dan grafik sederhana.",[158,220,221,226,229,232,235],{},[183,222,223],{"align":163},[30,224,225],{},"Penarikan Kesimpulan",[183,227,228],{"align":163},"Belum mampu menghubungkan variabel percobaan.",[183,230,231],{"align":163},"Menyimpulkan hasil pengamatan namun belum tepat konsep.",[183,233,234],{"align":163},"Menyimpulkan hubungan sebab-akibat gaya gesek dan laju benda dengan benar.",[183,236,237],{"align":163},"Menyimpulkan dengan tepat dan memberikan 2 contoh penerapan baru di luar materi kelas.",[129,239],{},[14,241,243],{"id":242},"_3-glosarium-istilah-penting-ipas","3. Glosarium Istilah Penting IPAS",[24,245,246,252,258,264,270,276,282,288,294,300,306,316,322],{},[27,247,248,251],{},[30,249,250],{},"Abiotik",": Komponen tak hidup dalam suatu ekosistem (air, udara, tanah, suhu, cahaya matahari).",[27,253,254,257],{},[30,255,256],{},"Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)",": Rangkaian tujuan pembelajaran yang tersusun secara sistematis dan logis di dalam fase pembelajaran.",[27,259,260,263],{},[30,261,262],{},"Biotik",": Komponen makhluk hidup dalam ekosistem (tumbuhan, hewan, mikroorganisme, manusia).",[27,265,266,269],{},[30,267,268],{},"Capaian Pembelajaran (CP)",": Kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase perkembangan.",[27,271,272,275],{},[30,273,274],{},"Diferensiasi",": Pendekatan pembelajaran yang menyesuaikan konten, proses, atau produk berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar murid.",[27,277,278,281],{},[30,279,280],{},"Ekosistem",": Kesatuan interaksi dinamis antara komunitas makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya.",[27,283,284,287],{},[30,285,286],{},"Fotosintesis",": Proses pembentukan makanan oleh tumbuhan berdaun hijau dengan bantuan energi cahaya matahari, air, dan karbon dioksida.",[27,289,290,293],{},[30,291,292],{},"Inkuiri",": Proses penemuan konsep ilmiah melalui kegiatan bertanya, menyelidiki, dan menganalisis bukti secara mandiri.",[27,295,296,299],{},[30,297,298],{},"Jaring-jaring Makanan",": Kumpulan rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.",[27,301,302,305],{},[30,303,304],{},"Kearifan Lokal",": Nilai-nilai, pengetahuan, dan norma luhur yang berlaku dalam tata kehidupan masyarakat setempat secara turun-temurun.",[27,307,308,315],{},[30,309,310,311,314],{},"Pembelajaran Mendalam (",[53,312,313],{},"Deep Learning",")",": Pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep secara bermakna, kontekstual, dan reflektif demi membentuk pembelajar sepanjang hayat.",[27,317,318,321],{},[30,319,320],{},"Scaffolding",": Teknik pemberian bantuan belajar bertahap pada awal pembelajaran yang dikurangi seiring meningkatnya kemandirian murid.",[27,323,324,327],{},[30,325,326],{},"Variabel Bebas",": Faktor atau kondisi yang sengaja diubah dalam suatu percobaan ilmiah untuk melihat pengaruhnya.",{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":331},"",2,[332,338,341],{"id":16,"depth":330,"text":17,"children":333},[334,336,337],{"id":21,"depth":335,"text":22},3,{"id":59,"depth":335,"text":60},{"id":72,"depth":335,"text":73},{"id":133,"depth":330,"text":134,"children":339},[340],{"id":149,"depth":335,"text":150},{"id":242,"depth":330,"text":243},5,"Contoh implementasi modul ajar berbasis proyek, format instrumen asesmen formatif-sumatif, rubrik penilaian, dan glosarium istilah.","md","Fase B & C (Kelas 3 - 6 SD)","ipas","Panduan Mata Pelajaran IPAS (Fase B & C)","i-lucide-award",{},true,"\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fmodul-ajar-asesmen","10 Menit",{"title":5,"description":343},"publikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F5.modul-ajar-asesmen","QGnppxhHox6UcY7FwBPq9fv39c-l1WE06ae22tSN614",[357,361],{"title":358,"path":359,"stem":360,"children":-1},"Bab IV: Perencanaan Pembelajaran Mendalam & ATP","\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fperencanaan-pembelajaran","publikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F4.perencanaan-pembelajaran",null,[363,610,838,1139,1316],{"id":364,"title":365,"body":366,"chapter":601,"description":602,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":603,"meta":604,"navigation":350,"path":605,"readTime":606,"seo":607,"stem":608,"__hash__":609},"panduan\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F1.pendahuluan.md","Bab I: Pendahuluan & Latar Belakang IPAS",{"type":7,"value":367,"toc":591},[368,372,376,387,390,413,426,428,434,441,510,520,522,526,529,552,554,558,562,576,580],[10,369,371],{"id":370},"bab-i-pendahuluan","Bab I: Pendahuluan",[14,373,375],{"id":374},"_1-latar-belakang-integrasi-ipas","1. Latar Belakang Integrasi IPAS",[136,377,378,379,382,383,386],{},"Kehadiran mata pelajaran ",[30,380,381],{},"Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)"," dalam perkembangan kurikulum di Indonesia merupakan suatu kebaruan yang strategis. Mata pelajaran IPA dan IPS yang sebelumnya merupakan mata pelajaran terpisah pada jenjang Sekolah Dasar, kini diintegrasikan menjadi satu mata pelajaran utuh, yaitu ",[30,384,385],{},"IPAS",".",[136,388,389],{},"Integrasi kedua disiplin ilmu ini dilandasi oleh hakikat anak usia sekolah dasar yang memandang lingkungan sekitarnya secara holistik dan terpadu. Namun, implementasinya menghadapi sejumlah tantangan nyata di lapangan:",[62,391,392,398,404],{},[27,393,394,397],{},[30,395,396],{},"Keberagaman Pemahaman Pendidik",": Munculnya ragam persepsi di kalangan guru mengenai sintesis konsep sains dan sosial dalam pembelajaran kelas.",[27,399,400,403],{},[30,401,402],{},"Keterbatasan Fasilitas & Sarana",": Variasi kesiapan sarana laboratorium dan media penunjang di satuan pendidikan.",[27,405,406,409,410,146],{},[30,407,408],{},"Kebutuhan Peningkatan Kualitas Hasil Belajar",": Hasil evaluasi pembelajaran menunjukkan pentingnya penguatan literasi sains, numerasi, dan nalar kritis siswa agar tidak sekadar terjebak pada hafalan di permukaan (",[53,411,412],{},"surface learning",[414,415,416],"blockquote",{},[136,417,418,422,425],{},[419,420,421],"span",{},"!IMPORTANT",[30,423,424],{},"Tantangan Menghindari Surface Learning","\nPembelajaran yang hanya mengandalkan hafalan teks dan rumus tanpa mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari membuat ilmu tidak fungsional. IPAS hadir untuk mengaitkan fenomena alam dengan dampaknya terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan.",[129,427],{},[14,429,431,432,314],{"id":430},"_2-paradigma-pembelajaran-mendalam-deep-learning","2. Paradigma Pembelajaran Mendalam (",[53,433,313],{},[136,435,436,437,440],{},"Sebagai solusi atas tantangan tersebut, ",[30,438,439],{},"Pembelajaran Mendalam"," diintegrasikan ke dalam kurikulum IPAS. Pendekatan ini dibangun di atas tiga pilar utama:",[152,442,443,456],{},[155,444,445],{},[158,446,447,450,453],{},[161,448,449],{"align":163},"Pilar Pembelajaran",[161,451,452],{"align":163},"Makna & Prinsip",[161,454,455],{"align":163},"Penerapan dalam Pembelajaran IPAS",[178,457,458,474,490],{},[158,459,460,468,471],{},[183,461,462],{"align":163},[30,463,464,465,314],{},"Berkesadaran (",[53,466,467],{},"Mindful",[183,469,470],{"align":163},"Pendidik dan murid hadir secara utuh, memahami tujuan belajar, serta merefleksikan proses berpikirnya.",[183,472,473],{"align":163},"Murid menyadari mengapa suatu fenomena alam\u002Fsosial penting dipelajari bagi kehidupannya.",[158,475,476,484,487],{},[183,477,478],{"align":163},[30,479,480,481,314],{},"Bermakna (",[53,482,483],{},"Meaningful",[183,485,486],{"align":163},"Mengaitkan konsep baru dengan pengalaman nyata dan pemecahan masalah autentik.",[183,488,489],{"align":163},"Pembelajaran berbasis proyek, studi kasus lingkungan sekitar, dan eksplorasi kearifan lokal.",[158,491,492,500,503],{},[183,493,494],{"align":163},[30,495,496,497,314],{},"Menggembirakan (",[53,498,499],{},"Joyful",[183,501,502],{"align":163},"Menciptakan suasana belajar yang memotivasi, aman secara psikologis, dan menantang rasa ingin tahu.",[183,504,505,506,509],{"align":163},"Eksperimen sederhana, investigasi kelompok, permainan peran (",[53,507,508],{},"role-play","), dan simulasi.",[511,512,517],"pre",{"className":513,"code":515,"language":516},[514],"language-text","                       ┌─────────────────────────┐\n                       │  PEMBELAJARAN MENDALAM  │\n                       └────────────┬────────────┘\n         ┌──────────────────────────┼──────────────────────────┐\n         ▼                          ▼                          ▼\n ┌───────────────┐          ┌───────────────┐          ┌───────────────┐\n │  BERKESADARAN │          │   BERMAKNA    │          │ MENGGEMBIRAKAN│\n │   (Mindful)   │          │ (Meaningful)  │          │   (Joyful)    │\n └───────────────┘          └───────────────┘          └───────────────┘\n","text",[518,519,515],"code",{"__ignoreMap":329},[129,521],{},[14,523,525],{"id":524},"_3-tiga-isu-prioritas-nasional-dalam-ipas","3. Tiga Isu Prioritas Nasional dalam IPAS",[136,527,528],{},"Panduan ini secara eksplisit mengintegrasikan tiga isu prioritas pembangunan berkelanjutan ke dalam pembelajaran IPAS:",[62,530,531,540,546],{},[27,532,533,539],{},[30,534,535,536,314],{},"Pendidikan Perubahan Iklim (",[53,537,538],{},"Climate Change Education",":\nMenumbuhkan kesadaran ekologis, aksi pelestarian lingkungan hidup, hemat energi, serta pengurangan jejak karbon sejak usia dini.",[27,541,542,545],{},[30,543,544],{},"Literasi Finansial",":\nMengenalkan konsep kebutuhan versus keinginan, pengelolaan sumber daya ekonomi keluarga, dan transaksi yang bijak.",[27,547,548,551],{},[30,549,550],{},"Pola Hidup Bersih & Sehat (PHBS)",":\nMembangun kebiasaan menjaga kesehatan raga, sanitasi lingkungan, asupan gizi seimbang, serta kesehatan mental anak.",[129,553],{},[14,555,557],{"id":556},"_4-tujuan-sasaran-panduan","4. Tujuan & Sasaran Panduan",[19,559,561],{"id":560},"tujuan-penyusunan","Tujuan Penyusunan:",[24,563,564,567,573],{},[27,565,566],{},"Memandu pendidik dalam menerjemahkan Capaian Pembelajaran (CP) IPAS ke dalam Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) dan Modul Ajar yang kontekstual.",[27,568,569,570,146],{},"Memberikan inspirasi desain pembelajaran intrakurikuler yang berpusat pada murid (",[53,571,572],{},"student-centered",[27,574,575],{},"Menjadi rujukan dalam melaksanakan asesmen autentik berbasis proses dan kinerja.",[19,577,579],{"id":578},"sasaran-pengguna","Sasaran Pengguna:",[24,581,582,585,588],{},[27,583,584],{},"Guru Kelas III dan IV (Fase B).",[27,586,587],{},"Guru Kelas V dan VI (Fase C).",[27,589,590],{},"Kepala Satuan Pendidikan dan Pengawas Pembina dalam rangka supervisi akademis yang memberdayakan.",{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":592},[593,594,596,597],{"id":374,"depth":330,"text":375},{"id":430,"depth":330,"text":595},"2. Paradigma Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)",{"id":524,"depth":330,"text":525},{"id":556,"depth":330,"text":557,"children":598},[599,600],{"id":560,"depth":335,"text":561},{"id":578,"depth":335,"text":579},1,"Latar belakang integrasi IPA dan IPS, urgensi pembelajaran mendalam, serta tujuan dan sasaran panduan untuk pendidik sekolah dasar.","i-lucide-compass",{},"\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fpendahuluan","7 Menit",{"title":365,"description":602},"publikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F1.pendahuluan","qvkOj0iLu6wv9nw1GrTNM_XZJy0jMN7zbSvLgrjkbGQ",{"id":611,"title":612,"body":613,"chapter":330,"description":830,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":831,"meta":832,"navigation":350,"path":833,"readTime":834,"seo":835,"stem":836,"__hash__":837},"panduan\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F2.capaian-pembelajaran.md","Bab II: Capaian Pembelajaran (CP) Fase B & C",{"type":7,"value":614,"toc":817},[615,619,623,626,632,651,653,657,660,686,688,692,699,705,707,711,714,718,732,736,762,764,768,771,775,787,791],[10,616,618],{"id":617},"bab-ii-capaian-pembelajaran","Bab II: Capaian Pembelajaran",[14,620,622],{"id":621},"_1-rasional-mata-pelajaran-ipas","1. Rasional Mata Pelajaran IPAS",[136,624,625],{},"Tantangan yang dihadapi generasi penerus di masa depan kian kompleks—mulai dari krisis keanekaragaman hayati, pemanasan global, otomatisasi teknologi, hingga dinamika sosial multikultural. Untuk merespons hal tersebut, murid memerlukan kompetensi dasar yang kokoh dalam meneliti fenomena alam sembari memahami realitas interaksi manusia.",[136,627,628,629,631],{},"Mata pelajaran ",[30,630,381],{}," memadukan sains kealaman dan sains sosial agar murid:",[24,633,634,641,648],{},[27,635,636,637,640],{},"Mengembangkan rasa ingin tahu (",[53,638,639],{},"curiosity",") terhadap ciptaan Tuhan dan lingkungannya.",[27,642,643,644,647],{},"Membiasakan diri menggunakan bukti empiris (",[53,645,646],{},"evidence-based thinking",") dalam mengambil kesimpulan.",[27,649,650],{},"Mengembangkan kepedulian etis dan tindakan nyata terhadap keberlanjutan bumi dan kesejahteraan sesama.",[129,652],{},[14,654,656],{"id":655},"_2-tujuan-mata-pelajaran-ipas","2. Tujuan Mata Pelajaran IPAS",[136,658,659],{},"Mata pelajaran IPAS bertujuan memfasilitasi murid agar mampu:",[62,661,662,668,674,680],{},[27,663,664,667],{},[30,665,666],{},"Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu",": Bersikap kritis terhadap perubahan yang terjadi pada alam dan masyarakat sekitar.",[27,669,670,673],{},[30,671,672],{},"Menguasai Keterampilan Inkuiri",": Merumuskan pertanyaan, merancang pengamatan sederhana, mencatat data, dan menarik kesimpulan rasional.",[27,675,676,679],{},[30,677,678],{},"Memahami Keterkaitan Sistem",": Mengidentifikasi hubungan timbal balik antara sistem organ tubuh, ekosistem alam, serta tatanan sosial-budaya.",[27,681,682,685],{},[30,683,684],{},"Menginternalisasi Nilai Pancasila",": Beriman, berakhlak mulia kepada alam, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.",[129,687],{},[14,689,691],{"id":690},"_3-karakteristik-dua-elemen-utama-ipas","3. Karakteristik & Dua Elemen Utama IPAS",[136,693,694,695,698],{},"Mata pelajaran IPAS memiliki ",[30,696,697],{},"2 elemen kompetensi terpadu"," yang saling melengkapi dalam setiap fase:",[511,700,703],{"className":701,"code":702,"language":516},[514],"┌────────────────────────────────────────────────────────┐\n│             DUA ELEMEN UTAMA MATA PELAJARAN IPAS       │\n├──────────────────────────┬─────────────────────────────┤\n│   1. PEMAHAMAN IPAS      │   2. KETERAMPILAN PROSES    │\n│   (Sains & Sosial)       │   (Saintifik & Inkuiri)     │\n├──────────────────────────┼─────────────────────────────┤\n│ • Makhluk Hidup & Alam   │ • Mengamati (Observing)     │\n│ • Zat, Energi & Perubahan│ • Mempertanyakan & Memprediksi│\n│ • Bumi & Antariksa       │ • Merencanakan & Menyelidiki│\n│ • Keragaman Budaya & Peta│ • Memproses & Menganalisis  │\n│ • Kegiatan Ekonomi Warga │ • Mengevaluasi & Refleksi   │\n│ • Sejarah Lokal & Norma  │ • Mengomunikasikan Hasil    │\n└──────────────────────────┴─────────────────────────────┘\n",[518,704,702],{"__ignoreMap":329},[129,706],{},[14,708,710],{"id":709},"_4-capaian-pembelajaran-fase-b-umumnya-kelas-iii-iv","4. Capaian Pembelajaran Fase B (Umumnya Kelas III - IV)",[136,712,713],{},"Pada akhir Fase B, murid memiliki fondasi konseptual dan keterampilan observasi dasar:",[19,715,717],{"id":716},"a-elemen-pemahaman-ipas-fase-b","A. Elemen Pemahaman IPAS (Fase B)",[24,719,720,726],{},[27,721,722,725],{},[30,723,724],{},"Sains Kealaman",":\nMurid menganalisis siklus hidup makhluk hidup, bagian tubuh tumbuhan dan fungsinya, bentuk wujud zat dan perubahannya (mencair, membeku, menguap, mengembun), serta ragam gaya (otot, pegas, gesek, magnet, gravitasi) dan pengaruhnya terhadap arah\u002Fbentuk gerak benda.",[27,727,728,731],{},[30,729,730],{},"Sains Sosial",":\nMurid mengenal denah dan peta lingkungan sekitar tempat tinggal, mendeskripsikan keragaman hayati dan bentang alam di daerahnya, mengidentifikasi kearifan lokal, serta memahami hubungan antara kebutuhan hidup dengan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi).",[19,733,735],{"id":734},"b-elemen-keterampilan-proses-fase-b","B. Elemen Keterampilan Proses (Fase B)",[24,737,738,744,750,756],{},[27,739,740,743],{},[30,741,742],{},"Mengamati",": Menggunakan panca indra dan alat ukur sederhana (penggaris, timbangan dapur, gelas ukur) untuk mengamati gejala alam.",[27,745,746,749],{},[30,747,748],{},"Mempertanyakan",": Mengajukan pertanyaan berlandaskan \"apa\", \"mengapa\", dan \"bagaimana\".",[27,751,752,755],{},[30,753,754],{},"Menyelidiki",": Melakukan uji coba terkontrol sederhana dengan bimbingan guru.",[27,757,758,761],{},[30,759,760],{},"Mengomunikasikan",": Menyampaikan hasil temuan melalui gambar, diagram sederhana, dan cerita lisan.",[129,763],{},[14,765,767],{"id":766},"_5-capaian-pembelajaran-fase-c-umumnya-kelas-v-vi","5. Capaian Pembelajaran Fase C (Umumnya Kelas V - VI)",[136,769,770],{},"Pada akhir Fase C, murid telah mampu berpikir sistem dan melakukan penalaran sebab-akibat:",[19,772,774],{"id":773},"a-elemen-pemahaman-ipas-fase-c","A. Elemen Pemahaman IPAS (Fase C)",[24,776,777,782],{},[27,778,779,781],{},[30,780,724],{},":\nMurid memahami sistem organ tubuh manusia (pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah) serta upaya menjaga kesehatannya. Murid menganalisis rantai makanan dan jaring-jaring makanan dalam ekosistem, sifat-sifat cahaya dan bunyi, pemanfaatan energi listrik alternatif, serta struktur bumi dan tata surya.",[27,783,784,786],{},[30,785,730],{},":\nMurid menganalisis letak geografis wilayah Indonesia dan dampaknya terhadap iklim serta perekonomian maritim\u002Fagraris. Murid menelusuri perjuangan para pahlawan kemerdekaan, peranan Indonesia di kawasan regional ASEAN, serta aksi mitigasi bencana alam di lingkungan sekitar.",[19,788,790],{"id":789},"b-elemen-keterampilan-proses-fase-c","B. Elemen Keterampilan Proses (Fase C)",[24,792,793,799,805,811],{},[27,794,795,798],{},[30,796,797],{},"Merumuskan Hipotesis",": Menyusun dugaan ilmiah berdasarkan pengetahuan awal.",[27,800,801,804],{},[30,802,803],{},"Eksperimen Mandiri",": Merancang langkah percobaan dan mengendalikan variabel pengganggu.",[27,806,807,810],{},[30,808,809],{},"Analisis Data",": Membaca grafik, tabel komparasi, dan mengidentifikasi anomali data.",[27,812,813,816],{},[30,814,815],{},"Aksi Nyata & Refleksi",": Memberikan usulan solusi terhadap permasalahan lingkungan lokal.",{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":818},[819,820,821,822,826],{"id":621,"depth":330,"text":622},{"id":655,"depth":330,"text":656},{"id":690,"depth":330,"text":691},{"id":709,"depth":330,"text":710,"children":823},[824,825],{"id":716,"depth":335,"text":717},{"id":734,"depth":335,"text":735},{"id":766,"depth":330,"text":767,"children":827},[828,829],{"id":773,"depth":335,"text":774},{"id":789,"depth":335,"text":790},"Rasional, tujuan, karakteristik elemen pemahaman dan keterampilan proses, serta rincian Capaian Pembelajaran IPAS Fase B dan C.","i-lucide-book-open",{},"\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fcapaian-pembelajaran","9 Menit",{"title":612,"description":830},"publikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F2.capaian-pembelajaran","rOh7TcKC1uTChOf0Ev1fO_LHD98EO1BnDYU7mLkPSDE",{"id":839,"title":840,"body":841,"chapter":335,"description":1131,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":1132,"meta":1133,"navigation":350,"path":1134,"readTime":1135,"seo":1136,"stem":1137,"__hash__":1138},"panduan\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F3.pemetaan-materi-esensial.md","Bab III: Pemetaan Materi Esensial & Isu Prioritas",{"type":7,"value":842,"toc":1125},[843,847,851,861,876,878,882,981,983,987,1079,1081,1085,1088,1094],[10,844,846],{"id":845},"bab-iii-pemetaan-materi-esensial","Bab III: Pemetaan Materi Esensial",[14,848,850],{"id":849},"_1-urgensi-pemilahan-materi-esensial","1. Urgensi Pemilahan Materi Esensial",[136,852,853,854,856,857,860],{},"Salah satu akar masalah mengapa siswa terjebak dalam ",[53,855,412],{}," adalah kurikulum yang terlalu padat konten (",[53,858,859],{},"overcrowded curriculum","). Ketika guru terbebani keharusan menuntaskan seluruh halaman buku teks dalam waktu singkat, pembelajaran tereduksi menjadi sekadar transfer informasi satu arah.",[414,862,863],{},[136,864,865,868,871,872,875],{},[419,866,867],{},"!TIP",[30,869,870],{},"Fokus Kedalaman Bukan Keluasan Semu","\nMemilih materi esensial berarti memprioritaskan konsep kunci (",[53,873,874],{},"big ideas",") yang memiliki daya transfer tinggi, kontekstual, dan aplikatif bagi kehidupan murid sehari-hari.",[129,877],{},[14,879,881],{"id":880},"_2-pemetaan-materi-pokok-fase-b-kelas-iii-iv","2. Pemetaan Materi Pokok Fase B (Kelas III & IV)",[152,883,884,897],{},[155,885,886],{},[158,887,888,891,894],{},[161,889,890],{"align":163},"Lingkup Materi",[161,892,893],{"align":163},"Fokus Konsep Esensial",[161,895,896],{"align":163},"Konteks Penerapan di Lingkungan Siswa",[178,898,899,912,925,938,951,964],{},[158,900,901,906,909],{},[183,902,903],{"align":163},[30,904,905],{},"Tumbuhan & Ekosistem Lokal",[183,907,908],{"align":163},"Fungsi akar, batang, daun, bunga; fotosintesis sederhana; perkembangbiakan tumbuhan.",[183,910,911],{"align":163},"Mengamati kebun sekolah, menanam bibit cabai\u002Ftomat di pot daur ulang.",[158,913,914,919,922],{},[183,915,916],{"align":163},[30,917,918],{},"Wujud Zat & Perubahannya",[183,920,921],{"align":163},"Karakteristik padat, cair, gas; peristiwa mencair, membeku, menguap, mengembun.",[183,923,924],{"align":163},"Pembuatan es krim sederhana tanpa kulkas (penerapan titik beku garam).",[158,926,927,932,935],{},[183,928,929],{"align":163},[30,930,931],{},"Gaya di Sekitar Kita",[183,933,934],{"align":163},"Gaya otot, gaya gesek, gaya pegas, gaya magnet, gaya gravitasi bumi.",[183,936,937],{"align":163},"Percobaan meluncurkan mobil mainan pada permukaan licin vs kasar.",[158,939,940,945,948],{},[183,941,942],{"align":163},[30,943,944],{},"Energi & Transformasinya",[183,946,947],{"align":163},"Bentuk-bentuk energi (gerak, panas, cahaya, bunyi, listrik) dan perubahannya.",[183,949,950],{"align":163},"Membuat kincir angin kertas atau turbin air mini.",[158,952,953,958,961],{},[183,954,955],{"align":163},[30,956,957],{},"Bentang Alam & Kearifan Lokal",[183,959,960],{"align":163},"Peta daerah setempat, kenampakan alam dan buatan di wilayah kabupaten.",[183,962,963],{"align":163},"Membuat denah jalur evakuasi sekolah dan mengenal tradisi masyarakat desa.",[158,965,966,971,974],{},[183,967,968],{"align":163},[30,969,970],{},"Kebutuhan & Kegiatan Ekonomi",[183,972,973],{"align":163},"Perbedaan kebutuhan primer, sekunder, tersier; peran produsen, distributor, konsumen.",[183,975,976,977,980],{"align":163},"Simulasi pasar mini (",[53,978,979],{},"market day",") kesiswaan di halaman sekolah.",[129,982],{},[14,984,986],{"id":985},"_3-pemetaan-materi-pokok-fase-c-kelas-v-vi","3. Pemetaan Materi Pokok Fase C (Kelas V & VI)",[152,988,989,999],{},[155,990,991],{},[158,992,993,995,997],{},[161,994,890],{"align":163},[161,996,893],{"align":163},[161,998,896],{"align":163},[178,1000,1001,1014,1027,1040,1053,1066],{},[158,1002,1003,1008,1011],{},[183,1004,1005],{"align":163},[30,1006,1007],{},"Sistem Tubuh Manusia",[183,1009,1010],{"align":163},"Organ pernapasan, pencernaan, dan peredaran darah; pola hidup higienis.",[183,1012,1013],{"align":163},"Mengukur denyut nadi saat istirahat vs setelah berolahraga lari.",[158,1015,1016,1021,1024],{},[183,1017,1018],{"align":163},[30,1019,1020],{},"Harmoni dalam Ekosistem",[183,1022,1023],{"align":163},"Rantai makanan, jaring-jaring makanan, transfer energi, simbiosis makhluk hidup.",[183,1025,1026],{"align":163},"Analisis dampak penggunaan pestisida berlebih terhadap populasi burung sawah.",[158,1028,1029,1034,1037],{},[183,1030,1031],{"align":163},[30,1032,1033],{},"Cahaya, Bunyi & Gelombang",[183,1035,1036],{"align":163},"Sifat cahaya (merambat lurus, menembus, memantul, membias); sifat bunyi merambat.",[183,1038,1039],{"align":163},"Membuat periskop sederhana dari kardus bekas dan cermin datar.",[158,1041,1042,1047,1050],{},[183,1043,1044],{"align":163},[30,1045,1046],{},"Krisis Energi & Energi Terbarukan",[183,1048,1049],{"align":163},"Sumber energi fosil vs alternatif (matahari, angin, air, biomassa); penghematan daya.",[183,1051,1052],{"align":163},"Merancang miniatur rumah hemat energi dengan sel surya kecil.",[158,1054,1055,1060,1063],{},[183,1056,1057],{"align":163},[30,1058,1059],{},"Bumi, Cuaca & Tata Surya",[183,1061,1062],{"align":163},"Rotasi dan revolusi bumi, fase bulan, gerhana, planet-planet anggota tata surya.",[183,1064,1065],{"align":163},"Pemodelan orbit planet dan pengamatan bayang-bayang matahari.",[158,1067,1068,1073,1076],{},[183,1069,1070],{"align":163},[30,1071,1072],{},"Geografi & Sejarah Kebangsaan",[183,1074,1075],{"align":163},"Letak geografis & maritim Indonesia, jalur perdagangan rempah, perjuangan kemerdekaan.",[183,1077,1078],{"align":163},"Menelusuri sejarah pahlawan daerah dan peta kekayaan laut nusantara.",[129,1080],{},[14,1082,1084],{"id":1083},"_4-integrasi-tiga-isu-prioritas-nasional","4. Integrasi Tiga Isu Prioritas Nasional",[136,1086,1087],{},"Integrasi ketiga isu ini tidak diajarkan sebagai materi terpisah, melainkan dilekatkan secara organik ke dalam tema-tema IPAS:",[511,1089,1092],{"className":1090,"code":1091,"language":516},[514],"                  ┌───────────────────────────────┐\n                  │    TEMA ESENSIAL IPAS         │\n                  └───────────────┬───────────────┘\n          ┌───────────────────────┼───────────────────────┐\n          ▼                       ▼                       ▼\n┌──────────────────┐    ┌──────────────────┐    ┌──────────────────┐\n│ PERUBAHAN IKLIM  │    │LITERASI FINANSIAL│    │ KESEHATAN (PHBS) │\n├──────────────────┤    ├──────────────────┤    ├──────────────────┤\n│• Pemilahan sampah│    │• Menabung bijak  │    │• Gizi isi piringku│\n│• Konservasi air  │    │• Bedakan butuh   │    │• Cuci tangan benar│\n│• Tanam pohon     │    │  vs keinginan    │    │• Bebas asap rokok│\n│• Hemat listrik   │    │• Usaha kreatif   │    │• Kebugaran raga  │\n└──────────────────┘    └──────────────────┘    └──────────────────┘\n",[518,1093,1091],{"__ignoreMap":329},[62,1095,1096,1106,1115],{},[27,1097,1098,81,1101],{},[30,1099,1100],{},"Pendidikan Perubahan Iklim",[24,1102,1103],{},[27,1104,1105],{},"Diintegrasikan saat membahas materi wujud zat (siklus air), energi terbarukan, dan ekosistem. Murid diajak menghitung sampah plastik harian dan melakukan aksi pembuatan kompos sekolah.",[27,1107,1108,81,1110],{},[30,1109,544],{},[24,1111,1112],{},[27,1113,1114],{},"Diintegrasikan saat membahas kebutuhan manusia dan kegiatan ekonomi. Murid berlatih membuat buku kas harian sederhana dan mempraktikkan barter serta jual beli etis.",[27,1116,1117,81,1120],{},[30,1118,1119],{},"Kesehatan Fisik dan Mental",[24,1121,1122],{},[27,1123,1124],{},"Diintegrasikan saat membahas sistem organ tubuh manusia. Murid memahami hubungan antara makanan bergizi seimbang, tidur cukup, dan performa konsentrasi belajar.",{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":1126},[1127,1128,1129,1130],{"id":849,"depth":330,"text":850},{"id":880,"depth":330,"text":881},{"id":985,"depth":330,"text":986},{"id":1083,"depth":330,"text":1084},"Peta konsep materi esensial Fase B dan C serta integrasi pendidikan perubahan iklim, literasi finansial, dan kesehatan.","i-lucide-layers",{},"\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002Fpemetaan-materi-esensial","8 Menit",{"title":840,"description":1131},"publikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F3.pemetaan-materi-esensial","Xvk0Odxj9sAHcLf25HrXuy-XdF38dT1UTolPk6Xu6hY",{"id":1140,"title":358,"body":1141,"chapter":1310,"description":1311,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":1312,"meta":1313,"navigation":350,"path":359,"readTime":834,"seo":1314,"stem":360,"__hash__":1315},"panduan\u002Fpublikasi\u002Fpanduan\u002Fipas\u002F4.perencanaan-pembelajaran.md",{"type":7,"value":1142,"toc":1305},[1143,1147,1151,1154,1160,1193,1195,1199,1202,1230,1232,1236,1243,1294],[10,1144,1146],{"id":1145},"bab-iv-perencanaan-pembelajaran-mendalam","Bab IV: Perencanaan Pembelajaran Mendalam",[14,1148,1150],{"id":1149},"_1-kerangka-desain-pembelajaran-mendalam","1. Kerangka Desain Pembelajaran Mendalam",[136,1152,1153],{},"Untuk menghadirkan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, guru IPAS dianjurkan menerapkan kerangka kerja berbasis inkuiri dengan 4 tahapan alur utama:",[511,1155,1158],{"className":1156,"code":1157,"language":516},[514],"┌──────────────┐     ┌──────────────┐     ┌──────────────┐     ┌──────────────┐\n│  1. MENGAWALI│ ──► │2. MENYELIDIKI│ ──► │ 3. MENGOLAH  │ ──► │ 4. BERAKSI & │\n│  (Mengamati) │     │ (Eksplorasi) │     │ (Menyimpulkan)│    │ (Refleksi)   │\n└──────────────┘     └──────────────┘     └──────────────┘     └──────────────┘\n",[518,1159,1157],{"__ignoreMap":329},[62,1161,1162,1175,1181,1187],{},[27,1163,1164,1167,1168,1171,1172],{},[30,1165,1166],{},"Mengawali (Pertanyaan Pemantik & Pengamatan Awal)",":\nGuru memulai dengan menghadirkan fenomena nyata, benda konkret, atau video singkat yang memantik rasa penasaran (",[53,1169,1170],{},"wonderment","). Contoh: ",[53,1173,1174],{},"\"Mengapa es batu yang diletakkan di meja perlahan mengecil dan membasahi meja?\"",[27,1176,1177,1180],{},[30,1178,1179],{},"Menyelidiki (Eksplorasi & Pengumpulan Data)",":\nMurid bekerja dalam kelompok kecil untuk melakukan observasi terarah, eksperimen laboratorium sederhana, atau wawancara narasumber.",[27,1182,1183,1186],{},[30,1184,1185],{},"Mengolah (Analisis & Menemukan Pola)",":\nMurid mencatat data, membandingkan hasil pengamatan antarkelompok, dan mengonstruksi pemahaman konsep ilmiah dengan panduan guru.",[27,1188,1189,1192],{},[30,1190,1191],{},"Beraksi & Merefleksi (Aplikasi & Tindak Lanjut)",":\nMurid mempresentasikan gagasan, membuat purwarupa karya, serta merenungkan apa yang telah dipelajari dan manfaatnya bagi lingkungan sekitar.",[129,1194],{},[14,1196,1198],{"id":1197},"_2-prinsip-penyusunan-alur-tujuan-pembelajaran-atp","2. Prinsip Penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)",[136,1200,1201],{},"Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) adalah rangkaian tujuan pembelajaran yang disusun secara logis dan runtut di dalam satu fase. Dalam menyusun ATP IPAS, guru memperhatikan:",[24,1203,1204,1210,1219,1225],{},[27,1205,1206,1209],{},[30,1207,1208],{},"Pengurutan Konkret ke Abstrak",":\nDimulai dari mengamati benda\u002Fgejala nyata yang bisa disentuh\u002Fdilihat, berlanjut ke pemahaman konsep hukum sains atau prinsip sosial yang lebih abstrak.",[27,1211,1212,1215,1216,146],{},[30,1213,1214],{},"Pengurutan Deduktif \u002F Induktif yang Berimbang",":\nMendorong murid menemukan konsep sendiri melalui penyelidikan (",[53,1217,1218],{},"inquiry-driven",[27,1220,1221,1224],{},[30,1222,1223],{},"Pengurutan Hirarki Keterampilan",":\nMulai dari keterampilan mengidentifikasi dan mendeskripsikan, meningkat ke menganalisis sebab-akibat, hingga merancang solusi kreatif.",[27,1226,1227,1229],{},[30,1228,320],{},":\nMemberikan pendampingan intensif di awal, lalu secara bertahap mengurangi bantuan ketika murid mulai mandiri.",[129,1231],{},[14,1233,1235],{"id":1234},"_3-strategi-pembelajaran-berdiferensiasi-dalam-ipas","3. Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam IPAS",[136,1237,1238,1239,1242],{},"Setiap kelas memiliki keragaman kesiapan belajar (",[53,1240,1241],{},"readiness","), minat, dan profil belajar murid. Guru dapat menerapkan diferensiasi pada 3 aspek:",[152,1244,1245,1255],{},[155,1246,1247],{},[158,1248,1249,1252],{},[161,1250,1251],{"align":163},"Aspek Diferensiasi",[161,1253,1254],{"align":163},"Contoh Penerapan di Kelas IPAS",[178,1256,1257,1267,1284],{},[158,1258,1259,1264],{},[183,1260,1261],{"align":163},[30,1262,1263],{},"Diferensiasi Konten",[183,1265,1266],{"align":163},"Menyediakan variasi sumber belajar: kartu bergambar bagi pembaca pemula, teks panduan singkat, serta video\u002Faudio materi untuk murid visual-auditori.",[158,1268,1269,1274],{},[183,1270,1271],{"align":163},[30,1272,1273],{},"Diferensiasi Proses",[183,1275,1276,1277,1280,1281,146],{"align":163},"Memberikan panduan kerja (",[53,1278,1279],{},"scaffolding",") bertingkat: kelompok yang masih membutuhkan bimbingan didampingi guru secara berkala, sementara kelompok mahir diberikan tantangan penyelidikan terbuka (",[53,1282,1283],{},"open-ended inquiry",[158,1285,1286,1291],{},[183,1287,1288],{"align":163},[30,1289,1290],{},"Diferensiasi Produk",[183,1292,1293],{"align":163},"Murid dapat mendemonstrasikan pemahaman siklus air melalui: poster gambar berseri, rekaman penjelasan lisan\u002Fvideo pendek, atau drama sederhana antarmurid.",[414,1295,1296],{},[136,1297,1298,1301,1304],{},[419,1299,1300],{},"!NOTE",[30,1302,1303],{},"Asesmen Awal sebagai Kunci","\nSebelum memulai unit materi baru, luangkan 10-15 menit untuk asesmen diagnostik sederhana (kuis interaktif cepat, tanya jawab, atau menggambar pemahaman awal) guna memetakan kelompok kesiapan murid.",{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":1306},[1307,1308,1309],{"id":1149,"depth":330,"text":1150},{"id":1197,"depth":330,"text":1198},{"id":1234,"depth":330,"text":1235},4,"Kerangka kerja pembelajaran mendalam, penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan strategi diferensiasi kelas IPAS.","i-lucide-file-text",{},{"title":358,"description":1311},"JyaQX6ddcq3uZNLxZkgx0vCzgKzgMiirw6M6BLkjV2w",{"id":4,"title":5,"body":1317,"chapter":342,"description":343,"extension":344,"fase":345,"guide":346,"guideTitle":347,"icon":348,"meta":1538,"navigation":350,"path":351,"readTime":352,"seo":1539,"stem":354,"__hash__":355},{"type":7,"value":1318,"toc":1527},[1319,1321,1323,1325,1345,1347,1353,1355,1395,1397,1399,1405,1407,1467,1469,1471],[10,1320,5],{"id":12},[14,1322,17],{"id":16},[19,1324,22],{"id":21},[24,1326,1327,1331,1335,1339],{},[27,1328,1329,33],{},[30,1330,32],{},[27,1332,1333,39],{},[30,1334,38],{},[27,1336,1337,45],{},[30,1338,44],{},[27,1340,1341,51,1343,56],{},[30,1342,50],{},[53,1344,55],{},[19,1346,60],{"id":59},[62,1348,1349,1351],{},[27,1350,66],{},[27,1352,69],{},[19,1354,73],{"id":72},[62,1356,1357,1369,1383],{},[27,1358,1359,81,1361],{},[30,1360,80],{},[24,1362,1363,1365],{},[27,1364,86],{},[27,1366,89,1367],{},[53,1368,92],{},[27,1370,1371,81,1373],{},[30,1372,97],{},[24,1374,1375,1377,1379,1381],{},[27,1376,102],{},[27,1378,105],{},[27,1380,108],{},[27,1382,111],{},[27,1384,1385,81,1387],{},[30,1386,116],{},[24,1388,1389,1393],{},[27,1390,121,1391],{},[53,1392,124],{},[27,1394,127],{},[129,1396],{},[14,1398,134],{"id":133},[136,1400,138,1401,142,1403,146],{},[53,1402,141],{},[53,1404,145],{},[19,1406,150],{"id":149},[152,1408,1409,1423],{},[155,1410,1411],{},[158,1412,1413,1415,1417,1419,1421],{},[161,1414,164],{"align":163},[161,1416,167],{"align":163},[161,1418,170],{"align":163},[161,1420,173],{"align":163},[161,1422,176],{"align":163},[178,1424,1425,1439,1453],{},[158,1426,1427,1431,1433,1435,1437],{},[183,1428,1429],{"align":163},[30,1430,187],{},[183,1432,190],{"align":163},[183,1434,193],{"align":163},[183,1436,196],{"align":163},[183,1438,199],{"align":163},[158,1440,1441,1445,1447,1449,1451],{},[183,1442,1443],{"align":163},[30,1444,206],{},[183,1446,209],{"align":163},[183,1448,212],{"align":163},[183,1450,215],{"align":163},[183,1452,218],{"align":163},[158,1454,1455,1459,1461,1463,1465],{},[183,1456,1457],{"align":163},[30,1458,225],{},[183,1460,228],{"align":163},[183,1462,231],{"align":163},[183,1464,234],{"align":163},[183,1466,237],{"align":163},[129,1468],{},[14,1470,243],{"id":242},[24,1472,1473,1477,1481,1485,1489,1493,1497,1501,1505,1509,1513,1519,1523],{},[27,1474,1475,251],{},[30,1476,250],{},[27,1478,1479,257],{},[30,1480,256],{},[27,1482,1483,263],{},[30,1484,262],{},[27,1486,1487,269],{},[30,1488,268],{},[27,1490,1491,275],{},[30,1492,274],{},[27,1494,1495,281],{},[30,1496,280],{},[27,1498,1499,287],{},[30,1500,286],{},[27,1502,1503,293],{},[30,1504,292],{},[27,1506,1507,299],{},[30,1508,298],{},[27,1510,1511,305],{},[30,1512,304],{},[27,1514,1515,315],{},[30,1516,310,1517,314],{},[53,1518,313],{},[27,1520,1521,321],{},[30,1522,320],{},[27,1524,1525,327],{},[30,1526,326],{},{"title":329,"searchDepth":330,"depth":330,"links":1528},[1529,1534,1537],{"id":16,"depth":330,"text":17,"children":1530},[1531,1532,1533],{"id":21,"depth":335,"text":22},{"id":59,"depth":335,"text":60},{"id":72,"depth":335,"text":73},{"id":133,"depth":330,"text":134,"children":1535},[1536],{"id":149,"depth":335,"text":150},{"id":242,"depth":330,"text":243},{},{"title":5,"description":343},1790166249736]